LAMPUNG CITY INFO | OPININasional

Di Balik Ijazah Jokowi: Refleksi Kejujuran Jurnalisme

87
×

Di Balik Ijazah Jokowi: Refleksi Kejujuran Jurnalisme

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG — Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke menyempatkan silaturahmi dengan Pengurus DPD PPWI Lampung di Guest House Rimbawan, Jumat (4/9).

Dalam pertemuan kekeluargaan tersebut, Wilson membagikan karyanya berupa buku yang berjudul Ijazah Jokowi — Sebuah Pertaruhan Moralitas Bangsa dan Refleksi Kejujuran, dalam Renungan Filosofis.

“Buku ini tidak berpretensi untuk menyimpulkan keaslian atau kepalsuan dokumen tersebut,” ujarnya dalam suasana diskusi yang hangat.

Dinamika yang mengiringi kisah ijazah Jokowi ini sesungguhnya mengungkap hal yang jauh lebih mendasar, yaitu kejujuran sebagai fondasi moralitas bangsa sedang dipertaruhkan. Bagaimana bangsa ini memandang, memperlakukan, dan menempatkan nilai kejujuran di ruang publik menjadi cermin integritas keberlangsungan bernegara.

Nilai kejujuran itu, kata Wilson, bukan hanya milik dunia akademik atau pemerintahan semata. Ia juga adalah ruh, jiwa, dan nyawa dari jurnalisme. Tanpa kejujuran, sebagaimana dipertaruhkan dalam perdebatan ijazah Jokowi, jurnalistik sekalipun mahir teknisnya hanya menjadi kegiatan penyampaian informasi yang kehilangan hakikatnya.

“Kejujuran adalah satu-satunya ijazah yang sah bagi setiap jurnalisme. Jika nilai ini goyah, maka seluruh bangunan moralitas bangsa ikut terguncang, tegas Ketua Umum PPWI itu.

Pertemuan di Guest House Rimbawan tersebut berlangsung penuh keakraban, dihadiri jajaran pengurus DPD PPWI Provinsi Lampung.

Pembagian buku ini menjadi momentum reflektif untuk kembali mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran sebagai landasan bersama, baik bagi bangsa maupun bagi dunia pers.

Oleh:

Gunawan Kesuma Yudha, S.H.
(Sekretaris DPD PPWI Lampung)