LampungNasional

Cegah Karhutla di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, PT BTB Siagakan Water Tank dan Perkuat Patroli

4
×

Cegah Karhutla di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, PT BTB Siagakan Water Tank dan Perkuat Patroli

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG TENGAH | Lampung City Info PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (PT BTB) memperkuat kesiapsiagaan dalam mencegah dan menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sekitar right of way (ROW) Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PT BTB dalam mendukung upaya pemerintah menjaga keselamatan masyarakat, pengguna jalan, serta lingkungan dari potensi kebakaran yang dapat terjadi di sekitar koridor jalan tol.

Komitmen itu disampaikan dalam Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Tengah di Ruang Rapat BJW, Kompleks Rumah Dinas Bupati Nuwo Balak, Lampung Tengah, Senin (31/8).

Kegiatan tersebut turut melibatkan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI serta berbagai unsur pemerintah dan swasta. Koordinasi dilakukan untuk memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Lampung Tengah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

“Pencegahan Karhutla di Kabupaten Lampung Tengah harus dilakukan secara bersama-sama dan terintegrasi. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga diperlukan sinergi lintas sektor, baik dari unsur pemerintah maupun pihak swasta, untuk memperkuat kesiapsiagaan, pencegahan, hingga penanganan apabila terjadi kebakaran,” ujar I Komang Koheri.

PT BTB Siagakan Dua Unit Water Tank

Sebagai pengelola Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, PT BTB memberikan perhatian khusus terhadap potensi kebakaran lahan di sekitar ROW tol.

Selain berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, kebakaran lahan juga dapat menghasilkan asap yang mengganggu jarak pandang dan pada akhirnya berpengaruh terhadap keselamatan pengguna jalan.

Manager Operasi PT BTB, Agustinus Leonardo, mengatakan perusahaan terus memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan sebagai upaya mengantisipasi potensi Karhutla di sepanjang ruas tol.

“Kami terus memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi Karhutla di sepanjang Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar. Pencegahan tidak dapat dilakukan sendiri, sehingga koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, kepolisian, serta seluruh stakeholder menjadi sangat penting,” kata Agustinus.

Sebagai bentuk kesiapan menghadapi kondisi darurat, PT BTB telah menyiagakan dua unit water tank yang dapat digunakan untuk mendukung penanganan apabila terjadi kebakaran di sekitar ROW jalan tol.

Tidak hanya mengandalkan respons ketika kebakaran terjadi, PT BTB juga memperkuat langkah pencegahan dan deteksi dini.

Salah satunya dengan memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar tidak membuang puntung rokok maupun sumber api lainnya secara sembarangan di sekitar jalan tol.

Imbauan tersebut disampaikan secara berkala melalui fasilitas public address yang tersedia di 11 gerbang tol dan 12 rest area sepanjang Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar.

Patroli Diperkuat, Pemantauan Dilakukan 24 Jam

Pengawasan di lapangan juga dilakukan secara rutin oleh Tim Patroli BTB, Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Lampung, serta personel BKO dari Satuan TNI Lanal Lampung.

Patroli terutama difokuskan pada sejumlah lokasi yang memiliki lahan bersebelahan dengan perkebunan maupun lahan milik masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi potensi kebakaran sedini mungkin sekaligus memastikan kondisi di sekitar jalan tol tetap aman dan terkendali.

Selain patroli lapangan, kondisi sepanjang ruas tol juga dipantau selama 24 jam melalui sistem CCTV yang terhubung dengan Sentra Komunikasi. Dengan sistem tersebut, setiap potensi gangguan maupun kejadian di lapangan dapat lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti oleh petugas.

Agustinus menegaskan, pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun pengelola jalan tol, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat dan pengguna jalan.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan dan masyarakat di sekitar jalan tol untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Hal sederhana seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak meninggalkan sumber api dapat menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” tambahnya.

Melalui penguatan patroli, kesiapan peralatan, pemantauan selama 24 jam, serta koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya, PT BTB berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, mitigasi, hingga respons terhadap potensi Karhutla di sepanjang Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan PT BTB terhadap pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan memastikan perjalanan pengguna jalan tetap nyaman serta selamat. (Red)