RAWAJITU — Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung bergerak cepat melakukan normalisasi jaringan irigasi di kawasan Rawajitu, Kabupaten Tulang Bawang dan Mesuji, guna memastikan suplai air untuk ribuan hektare lahan pertanian tetap aman menjelang musim tanam (MT) II tahun ini.
Melalui Tim Operasi dan Pemeliharaan (OP) SDA II, BBWS Mesuji Sekampung mengerahkan dua unit excavator long arm untuk melakukan pengerukan sedimentasi dan pembersihan saluran primer pada Daerah Irigasi Rawa (DIR) Rawajitu atau SPP IPIL.
Kegiatan normalisasi berlangsung di tiga wilayah, yakni Desa Wono Agung dan Desa Bumi Ratu di Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, serta Desa Bandar Anom di Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji.
Selain alat berat, sekitar 25 pekerja juga diterjunkan guna memperbaiki saluran irigasi tersier ferosemen, pompa genset, hingga berbagai fasilitas pendukung jaringan irigasi lainnya.
Berdasarkan data tim OP di lapangan, progres pekerjaan saat ini telah mencapai 5,4 kilometer dari total target pekerjaan sepanjang 10,2 kilometer.
Adapun cakupan layanan irigasi di kawasan tersebut meliputi:
• Luas baku: 17.168 hektare
• Luas potensial: 14.756 hektare
• Luas fungsional: 14.756 hektare
Melalui kegiatan ini, BBWS Mesuji Sekampung berharap distribusi air menuju sekitar 14.756 hektare lahan pertanian dapat berjalan optimal sehingga produktivitas petani tetap terjaga.
Meski jaringan irigasi tersebut belum sepenuhnya diserahterimakan oleh pihak pelaksana pembangunan, kegiatan operasi dan pemeliharaan tetap dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan demi menjaga fungsi irigasi tetap maksimal.
Langkah ini menjadi bentuk komitmen BBWS Mesuji Sekampung dalam menjaga ketahanan air dan mendukung sektor pertanian di wilayah Rawajitu dan sekitarnya. (Red)












