Bandar LampungViral

Niat Salon Motor, Berujung Rugi! Pemilik Kang Poles Detailing di Bandar Lampung Mengaku Ditipu Konsumen

21
×

Niat Salon Motor, Berujung Rugi! Pemilik Kang Poles Detailing di Bandar Lampung Mengaku Ditipu Konsumen

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG | Lampung City Info — Kisah kurang menyenangkan dialami Heru, pemilik usaha Kang Poles Detailing yang berlokasi di Jalan Raden Gunawan 2, Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.

Heru mengaku mengalami kerugian Rp500 ribu setelah seorang pria yang sebelumnya menggunakan jasa salon motor diduga meminta uang tambahan dengan alasan kebutuhan mendesak. Hingga berminggu-minggu kemudian, uang tersebut disebut belum dikembalikan.

Kepada media, Heru menceritakan kejadian itu bermula ketika seorang pria datang membawa sepeda motor Honda PCX berwarna hitam dengan nomor polisi BE 5584 ZP untuk menggunakan jasa salon motor senilai Rp250 ribu.

Setelah harga disepakati, motor tersebut langsung dikerjakan hingga selesai. Pada Rabu (16/9/2026), kendaraan itu kemudian diantarkan ke kawasan Kedamaian, bukan ke rumah pemiliknya.

Namun, persoalan muncul setelah pekerjaan selesai.

Pada sore harinya, pemilik motor menghubungi Heru melalui WhatsApp dan meminta transfer uang Rp300 ribu. Pria tersebut disebut beralasan sedang berada di Gunung dan membutuhkan uang untuk menggaji karyawan. Ia juga menjanjikan akan memasukkan mobil Toyota Agya miliknya untuk menjalani detailing keesokan harinya.

Heru yang tidak menaruh curiga mengaku langsung mentransfer uang tersebut. Tak berselang lama, pria itu kembali meminta tambahan Rp200 ribu sehingga total uang yang ditransfer mencapai Rp500 ribu.

“Awalnya dia minta Rp300 ribu, katanya sedang ada keperluan dan mau menggaji karyawan. Dia juga bilang besok mobil Agya-nya mau dimasukkan ke tempat saya. Tidak lama kemudian, dia minta tambah lagi Rp200 ribu. Karena percaya, saya transfer,” ujar Heru, menceritakan kronologi kejadian tersebut.

Namun, mobil Toyota Agya yang dijanjikan tak kunjung datang. Uang yang telah ditransfer pun, menurut Heru, tidak dikembalikan.

Ia mengaku sudah berulang kali menagih melalui WhatsApp. Akan tetapi, jawaban yang diterimanya disebut selalu berupa janji pembayaran keesokan harinya, tanpa realisasi hingga berminggu-minggu.

“Ditagih jawabannya besok, besok, terus begitu. Sampai berminggu-minggu tidak ada kejelasan. Saya juga sempat dihubungi dengan nomor berbeda, tetapi nomor yang menghubungi saya itu kemudian diblokir,” ungkapnya.

Mendatangi lokasi, pemilik salon kecantikan mengaku tidak mengenal pria tersebut

Heru mengaku sempat mendatangi lokasi tempat motor tersebut diantarkan. Lokasi itu diketahui merupakan sebuah salon kecantikan.

Menurut Heru, pemilik salon menyatakan tidak mengenal pria yang dimaksud. Padahal, sebelumnya pria tersebut disebut mengaku bahwa salon itu merupakan miliknya dan ia mempunyai sejumlah tempat usaha lainnya.

Bukan soal nominal, Heru kecewa di tengah usaha yang sedang dirintis

Heru menyayangkan kejadian tersebut. Terlebih, usaha Kang Poles Detailing masih dalam tahap merintis dan kondisi usaha sedang sepi.

Menurutnya, uang Rp500 ribu tersebut bukan sekadar nominal, melainkan juga berkaitan dengan kebutuhan operasional usaha yang harus tetap berjalan.

“Sebetulnya bukan nominal uangnya yang jadi masalah. Saya cuma menyayangkan, kalau memang niatnya tidak baik, kenapa harus dengan cara seperti itu? Usaha saya juga masih merintis,” kata Heru.

Ia menambahkan, kondisi usaha yang sedang sepi membuat dirinya harus memikirkan biaya bahan detailing hingga pembayaran upah karyawan.

“Obat atau bahan detailing saja masih ada yang belum terbayar, belum lagi memikirkan gaji karyawan. Keadaan usaha sedang sepi, jadi uang itu sebenarnya bisa dipakai untuk kebutuhan operasional,” tuturnya.

Meski merasa dirugikan, Heru mengaku belum memilih melaporkan persoalan tersebut kepada pihak berwajib. Ia masih berharap pihak yang bersangkutan menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah dan mengembalikan uang yang telah diterima.

“Saya masih berharap hatinya terbuka. Kalau memang ada masalah, mari diselesaikan baik-baik. Saya berharap dia datang dengan itikad baik dan mengembalikan uang tersebut,” harapnya.

Pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan Heru selaku pemilik Kang Poles Detailing. Media ini membuka ruang hak jawab, hak koreksi, dan klarifikasi bagi pihak yang bersangkutan untuk memberikan penjelasan mengenai peristiwa tersebut.

Pihak yang disebut dalam pemberitaan ini dapat menghubungi redaksi untuk menyampaikan klarifikasi agar informasi yang disajikan tetap berimbang dan memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk menjelaskan duduk perkara. (Red)