Bandar LampungLampungPolitik

Takut Ambruk, Warga Menyeberangi Sungai Saat Mengantar Jenazah” — Potret Memprihatinkan Jembatan Gantung Way Ratai

3
×

Takut Ambruk, Warga Menyeberangi Sungai Saat Mengantar Jenazah” — Potret Memprihatinkan Jembatan Gantung Way Ratai

Sebarkan artikel ini
Screenshot

Pesawaran, Lampung – Kondisi jembatan gantung di Dusun Induk Way Ratai, Desa Hanura, Kabupaten Pesawaran, kian memprihatinkan dan membahayakan keselamatan warga. Kerusakan pada sejumlah papan lantai jembatan yang terlihat lapuk, berlubang, dan rapuh membuat masyarakat waswas setiap kali melintas.

Kondisi tersebut kembali menjadi sorotan pada Selasa (16/6/2026), ketika warga hendak mengantar jenazah menuju tempat pemakaman. Karena khawatir papan jembatan tidak mampu menahan beban dan berpotensi ambles, rombongan warga akhirnya memilih turun dan menyeberangi sungai melalui jalur alternatif. Akibatnya, proses pengantaran jenazah menjadi lebih lama dan penuh kesulitan.

Jembatan gantung tersebut merupakan akses vital yang selama ini digunakan masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, bersekolah, berobat, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Namun, kerusakan yang terus terjadi membuat warga merasa keselamatan mereka terancam setiap kali melintasi jembatan tersebut.

Salah seorang warga, Ari, mengaku masyarakat telah lama mengeluhkan kondisi jembatan yang semakin memburuk. Menurutnya, hingga kini belum ada penanganan yang mampu mengatasi persoalan tersebut secara menyeluruh.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan. Jembatan ini merupakan akses utama masyarakat. Jangan sampai menunggu jatuh korban baru dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Masyarakat berharap Pemerintah Desa Hanura, Pemerintah Kabupaten Pesawaran, serta instansi terkait segera melakukan peninjauan dan langkah perbaikan. Selain demi keselamatan warga, keberadaan jembatan yang layak juga sangat penting untuk menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Warga menilai perbaikan jembatan sudah menjadi kebutuhan mendesak mengingat fungsinya sebagai penghubung utama antarwilayah. Jika tidak segera ditangani, kerusakan dikhawatirkan semakin parah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

(Doko)