Bandar Lampung | Lampung City Info – Sebelum menerbitkan pemberitaan, tim media Lampung City Info melakukan upaya konfirmasi secara langsung ke SANS VIBES MELANA HOSTEL LAMPUNG yang beralamat di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kedaton , Kota Bandar Lampung, Lampung, pada Rabu sore (5/8/2026).
Kedatangan tim media bertujuan menjalankan prinsip cover both sides atau keberimbangan pemberitaan, menyusul beredarnya informasi dan pemberitaan yang menyoroti bangunan hostel tersebut.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya telah beredar pemberitaan yang memuat sorotan dari Ketua PPWI Kota Bandar Lampung mengenai dugaan bangunan Hostel Melana tidak sesuai ketentuan Garis Sempadan Jalan (GSJ) dan tata ruang. Dalam pemberitaan tersebut juga didorong agar pemerintah dan instansi teknis melakukan pemeriksaan terhadap legalitas serta kesesuaian bangunan dengan ketentuan yang berlaku.
Berangkat dari informasi yang telah beredar tersebut, tim media memilih melakukan konfirmasi langsung kepada pihak pengelola sebelum menerbitkan pemberitaan agar informasi yang disajikan tetap berimbang.
Sesampainya di lokasi, tim media diterima oleh petugas keamanan (satpam). Setelah menyampaikan maksud kedatangan untuk meminta konfirmasi kepada pihak manajemen, satpam mengarahkan awak media menuju resepsionis.
Di bagian resepsionis, tim media bertemu dengan seorang pria yang memperkenalkan diri Bernama Tio.
Saat diminta mempertemukan awak media dengan manajer maupun pihak pengelola hotel, Tio menyampaikan bahwa pihak manajemen sedang tidak berada di lokasi.
“Tidak ada di lokasi, Bang. Jarang ada di lokasi. Saya di sini cuma karyawan sebagai admin. Soal berita yang beredar saya juga tidak tahu. Saya tidak pernah lihat berita, HP saya cuma dipakai buat kabaran sama anak dan istri,” ujar Tio.
Tim media kemudian meminta nomor telepon atau kontak WhatsApp pihak pengelola maupun manajer agar proses konfirmasi dapat dilakukan melalui sambungan telepon atau pesan singkat. Namun permintaan tersebut tidak dipenuhi.
“Harus izin dulu, Bang,” kata Tio.
Dalam kesempatan yang sama, tim media juga meminta keterangan kepada petugas keamanan yang berjaga di lokasi.
Berdasarkan penjelasan satpam, Tio disebut sebagai penanggung jawab hotel. Keterangan tersebut berbeda dengan pernyataan Tio yang mengaku hanya bertugas sebagai admin.
Selain itu, petugas keamanan menyampaikan bahwa selama hotel beroperasi mereka tidak mengetahui adanya persoalan sebagaimana yang diberitakan di sejumlah media. Satpam juga mengatakan bahwa hingga hari ini belum ada media lain yang datang langsung ke lokasi untuk meminta konfirmasi kepada pihak hotel.
Hingga berita ini ditulis, tim media belum memperoleh keterangan resmi dari pihak manajemen maupun pengelola SANS VIBES MELANA HOSTEL LAMPUNG, karena yang bersangkutan tidak berada di lokasi dan kontak yang diminta belum diberikan.
Selanjutnya, untuk memperoleh informasi yang utuh dan memastikan fakta di lapangan, tim media akan melanjutkan upaya konfirmasi kepada Camat Kedaton serta instansi teknis terkait, termasuk dinas yang membidangi penataan ruang, perizinan bangunan, dan pengawasan, guna meminta penjelasan mengenai status perizinan, ketentuan Garis Sempadan Jalan (GSJ), serta kesesuaian bangunan dengan peraturan yang berlaku.
Media ini juga tetap membuka ruang hak jawab kepada pihak pengelola maupun manajemen SANS VIBES MELANA HOSTEL LAMPUNG apabila di kemudian hari ingin memberikan klarifikasi atau penjelasan atas persoalan yang menjadi perhatian publik. (Bersambung)












