Nasional

HKA Rampungkan Pekerjaan Hotmix Jembatan Musi, Pasok Lebih dari 5.500 Ton Material untuk Tol Palembang–Betung

5
×

HKA Rampungkan Pekerjaan Hotmix Jembatan Musi, Pasok Lebih dari 5.500 Ton Material untuk Tol Palembang–Betung

Sebarkan artikel ini

Palembang | Lampung City Info – Pembangunan Jembatan Musi yang menjadi bagian dari Proyek Jalan Tol Palembang–Betung terus menunjukkan kemajuan signifikan. PT Hakaaston (HKA) melalui Unit Produksi Indralaya berhasil merampungkan penyediaan 5.581,22 ton campuran beraspal (hotmix) untuk mendukung pekerjaan perkerasan jalan yang menghubungkan struktur utama jembatan dengan ruas tol.

Kontribusi tersebut menjadi bagian dari dukungan HKA terhadap pembangunan infrastruktur strategis nasional yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta memperkuat jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Jembatan Musi merupakan salah satu struktur utama pada ruas Jalan Tol Palembang–Betung yang berada di bawah pengelolaan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero). Pada proyek ini, HKA memasok berbagai jenis material perkerasan, di antaranya Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) dan material aspal PG 70, yang diproduksi di Unit Produksi Indralaya sesuai kebutuhan konstruksi di lapangan.

Direktur Operasi PT Hakaaston, Martin Nababan, mengatakan kualitas material menjadi faktor utama dalam memastikan infrastruktur memiliki daya tahan dan umur layanan yang optimal.

“Keandalan infrastruktur dibangun melalui kualitas yang dijaga secara konsisten sejak proses produksi hingga pelaksanaan di lapangan. Karena itu, setiap material yang diproduksi HKA melalui Unit Produksi Indralaya melewati pengendalian mutu agar memenuhi spesifikasi teknis dan mendukung umur layan infrastruktur secara optimal. Ikrar Disiplin, Melayani, dan Selamat (DMS) menjadi landasan kami dalam memastikan setiap proses berjalan sesuai standar dan memberikan hasil terbaik bagi pengguna jasa,” ujar Martin.

Sepanjang pelaksanaan proyek, HKA memasok material secara bertahap sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan. Dari total 5.581,22 ton, sebanyak 5.268,12 ton merupakan campuran AC-WC, sementara 307,10 ton lainnya berupa material aspal yang digunakan pada beberapa paket pekerjaan.

Konsistensi pasokan tersebut didukung oleh jaringan unit produksi HKA yang tersebar di sejumlah wilayah strategis. Perusahaan juga didukung fasilitas Asphalt Mixing Plant (AMP), laboratorium pengujian material, serta tenaga kerja yang kompeten sehingga mampu menjaga kualitas produk, ketepatan volume, dan ketepatan waktu distribusi.

Martin menegaskan, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya ditentukan oleh konstruksi di lapangan, tetapi juga dimulai dari kualitas material yang digunakan sejak awal proses produksi.

“Setiap proyek yang kami dukung menjadi bagian dari upaya memperkuat kapabilitas HKA sebagai perusahaan pengelola aset infrastruktur. Melalui konsistensi terhadap kualitas produk dan keandalan operasional, kami terus menghadirkan nilai tambah bagi setiap infrastruktur yang kami layani. Komitmen tersebut sejalan dengan transformasi HKA menuju Indonesia’s Most Valuable Infrastructure Asset Management (IM-V-IAM),” tambahnya.

Ke depan, HKA berkomitmen terus memperkuat kapabilitas unit produksinya untuk menyediakan material berstandar tinggi bagi berbagai proyek infrastruktur di Indonesia, mulai dari jalan tol, jembatan, bandara hingga proyek strategis nasional lainnya.

Melalui budaya kerja Disiplin, Melayani, dan Selamat (DMS), HKA berharap dapat terus menghadirkan infrastruktur yang andal sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui konektivitas yang lebih baik, mobilitas yang semakin lancar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Tentang PT Hakaaston

PT Hakaaston (HKA) merupakan anak perusahaan PT Hutama Karya (Persero) yang berdiri sejak 2010 dan kini berfokus pada manajemen aset serta pemeliharaan infrastruktur. Saat ini HKA dipercaya mengelola operasional 16 seksi jalan tol dengan total panjang 831,85 kilometer milik PT Hutama Karya (Persero) dan PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), serta menangani berbagai proyek pemeliharaan infrastruktur strategis di Sumatera dan Jawa.

Transformasi perusahaan menuju Indonesia’s Most Valuable Infrastructure Asset Management (IM-V-IAM) menjadi komitmen HKA dalam menghadirkan layanan pengelolaan aset infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan.

Editor: Lampung City Info