Lampung

Perkuat Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Dilengkapi 39 Crash Cushion di Titik Strategis

8
×

Perkuat Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Dilengkapi 39 Crash Cushion di Titik Strategis

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG | Lampung City Info — Komitmen meningkatkan keselamatan pengguna jalan terus dilakukan PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (PT BTB) melalui penyediaan fasilitas keselamatan di sepanjang Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, Lampung.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pemasangan 39 unit crash cushion di sejumlah titik strategis. Perangkat ini dirancang untuk menyerap energi benturan dan membantu mengurangi dampak kecelakaan ketika kendaraan kehilangan kendali.

Keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan pengguna jalan, terutama di area yang memiliki potensi benturan dengan objek tetap, seperti percabangan jalan, akses masuk, dan pintu keluar tol.

Tersebar di 39 Titik Strategis

PT BTB menempatkan 39 unit crash cushion dengan rincian sebagai berikut:

  • 12 titik pada seluruh on ramp Rest Area Jalur A dan B.
  • 21 titik pada seluruh akses keluar atau exit Gerbang Tol Jalur A dan B.
  • 6 titik di Simpang Susun (SS) Bakauheni Utara, Sidomulyo, Kotabaru, Natar, Tegineneng Barat, dan Tegineneng Timur.

Penempatan tersebut diarahkan pada area yang membutuhkan perlindungan tambahan untuk membantu meminimalkan dampak benturan apabila kendaraan mengalami kehilangan kendali.

Perangkat Keselamatan dengan Spesifikasi Teknis

Penggunaan crash cushion juga berkaitan dengan standar teknis keselamatan jalan. Direktorat Jenderal Bina Marga telah menetapkan spesifikasi khusus SKh-1.A.03 tentang Bantal Peredam Tumbukan (Crash Cushion), yang mengatur persyaratan teknis, performa, kemampuan, dan komposisi perangkat.

Secara fungsi, crash cushion bekerja dengan menyerap energi benturan secara bertahap sehingga dapat membantu memperlambat kendaraan dan mengurangi tingkat keparahan dampak tabrakan.

Penyediaan perangkat tersebut menjadi salah satu elemen pendukung keselamatan infrastruktur jalan tol, yang tetap harus diiringi dengan pemeliharaan fasilitas secara berkala serta kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas.

PT BTB Tegaskan Keselamatan sebagai Prioritas

Direktur PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, Charles Giroth, mengatakan penyediaan 39 unit crash cushion merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat aspek keselamatan di sepanjang ruas tol yang dikelolanya.

“Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas kami. Penyediaan 39 unit crash cushion di titik-titik strategis merupakan salah satu upaya PT BTB untuk memberikan perlindungan tambahan ketika kendaraan kehilangan kendali. Kami juga terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan terhadap fasilitas keselamatan agar dapat berfungsi secara optimal,” ujar Charles Giroth.

Ia juga mengingatkan bahwa fasilitas keselamatan perlu didukung oleh perilaku berkendara yang bertanggung jawab.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, fokus selama berkendara, serta memperhatikan rambu dan kondisi di sekitar jalan. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Keselamatan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar memiliki panjang 140,4 kilometer dan menghubungkan tiga kabupaten di Provinsi Lampung, yakni Lampung Selatan, Pesawaran, dan Lampung Tengah.

Sebagai bagian dari jaringan jalan tol di Lampung, keberadaan fasilitas keselamatan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar.

Melalui penyediaan serta pemeliharaan fasilitas keselamatan, PT BTB berupaya memperkuat perlindungan bagi pengguna jalan. Namun, kewaspadaan pengemudi, kepatuhan terhadap batas kecepatan, dan kondisi kendaraan tetap menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan.

Lampung City Info akan terus menyampaikan informasi mengenai upaya peningkatan keselamatan infrastruktur dan pelayanan jalan tol yang berdampak langsung bagi masyarakat.(Red)