Bandar LampungLampungViral

HUT ke-344 Kota Bandar Lampung Semarak! 82 Kendaraan Hias dan Ratusan Peserta Pawai Budaya Sukses Hipnotis Ribuan Warga

11
×

HUT ke-344 Kota Bandar Lampung Semarak! 82 Kendaraan Hias dan Ratusan Peserta Pawai Budaya Sukses Hipnotis Ribuan Warga

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung – Suasana penuh warna dan semangat kebersamaan menyelimuti kawasan Tugu Adipura, Sabtu (19/7/2026), saat Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung.

Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute parade untuk menyaksikan penampilan puluhan kendaraan hias serta atraksi budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Festival ini menjadi salah satu agenda terbesar dalam rangkaian peringatan HUT Kota Bandar Lampung sekaligus menjadi etalase keberagaman budaya dan capaian pembangunan daerah.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana hadir langsung membuka kegiatan dan melepas peserta pawai didampingi jajaran Forkopimda, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta tamu undangan. Dengan mengenakan busana khas Lampung, Wali Kota turut menyapa masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya festival sejak pagi.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, menjelaskan bahwa penyelenggaraan festival mengacu pada Keputusan Wali Kota Bandar Lampung Nomor 556 Tahun 2026 tentang pembentukan kegiatan pemberdayaan dan pembinaan masyarakat dalam pengembangan pariwisata.

“Festival ini bertujuan memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya daerah, memberikan informasi kepada masyarakat mengenai hasil-hasil pembangunan Kota Bandar Lampung, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat,” ujar Adiansyah.

Sebanyak 538 peserta ambil bagian dalam Pawai Budaya yang menampilkan beragam kesenian dan budaya dari berbagai daerah, di antaranya budaya Lampung, Cirebon, Jawa Barat, Jawa Timur, Dayak, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), hingga penampilan drumband SMP Negeri 32 Bandar Lampung.

Tak kalah menarik, 82 kendaraan hias ikut memeriahkan festival. Kendaraan tersebut berasal dari instansi vertikal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, kecamatan, perguruan tinggi, hingga berbagai organisasi di Kota Bandar Lampung. Setiap kendaraan menampilkan kreativitas sekaligus menggambarkan inovasi serta semangat pembangunan di berbagai sektor.

Penampilan peserta mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memenuhi kawasan Tugu Adipura. Berbagai atraksi seni, tarian tradisional, musik daerah, hingga kostum adat dari berbagai suku berhasil menciptakan suasana meriah sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya yang hidup berdampingan di Kota Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana mengatakan Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan sebagai identitas daerah.

“Melalui kegiatan ini kita dapat lebih memahami, menghargai, dan memperkenalkan kekayaan budaya Lampung kepada generasi muda maupun wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah,” kata Eva.

Menurutnya, peringatan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kecintaan terhadap budaya lokal, sekaligus membangkitkan sektor pariwisata yang berdampak pada perekonomian masyarakat.

Eva juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dari instansi vertikal, Forkopimda, OPD, BUMN, BUMD, organisasi, hingga seluruh kecamatan yang telah berpartisipasi menyukseskan festival.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah memeriahkan Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya. Mari kita terus menjaga sportivitas, mempererat kebersamaan, serta bersama-sama membangun Kota Bandar Lampung menjadi kota yang maju, nyaman, dan semakin membanggakan,” pungkasnya.

Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya tahun ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mempertegas komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menjaga keberagaman budaya sebagai aset daerah, memperkuat daya tarik pariwisata, sekaligus menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap Kota Bandar Lampung yang kini genap berusia 344 tahun.