Jakarta – PT Hakaaston (HKA) terus memperkuat perannya dalam mendukung konektivitas transportasi udara nasional melalui pekerjaan pemeliharaan infrastruktur di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta. Salah satu pekerjaan yang tengah dilakukan adalah pengaspalan ulang (paving work) pada area apron di depan hanggar sebagai upaya menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional penerbangan.
Bandara Halim Perdanakusuma merupakan salah satu gerbang udara strategis di Indonesia yang melayani penerbangan komersial, penerbangan militer, hingga penerbangan kenegaraan. Tingginya intensitas pergerakan pesawat menjadikan kondisi apron sebagai salah satu infrastruktur vital yang harus selalu berada dalam kondisi prima.
Sebagai bagian dari pemeliharaan berkala, HKA melakukan perbaikan pada area apron seluas 12.500 meter persegiyang menjadi lokasi parkir dan manuver pesawat di depan hanggar. Pekerjaan difokuskan pada titik-titik dengan beban statis tinggi akibat aktivitas pesawat dan ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari satu pekan guna meminimalkan gangguan terhadap jadwal operasional bandara.
Untuk memastikan kualitas pekerjaan, HKA menerapkan pengawasan mutu secara ketat mulai dari proses produksi material di Unit Produksi Jabodetabek hingga tahap penghamparan di lapangan. Tim teknis juga melakukan serangkaian pengujian terhadap kepadatan serta kerataan permukaan aspal agar memenuhi standar teknis infrastruktur transportasi udara.
Selain itu, distribusi material diatur secara terjadwal sejak pagi hari agar proses pengaspalan dapat menyesuaikan dengan waktu operasional bandara (window time), sehingga aktivitas penerbangan tetap berjalan dengan aman dan lancar.
Dalam proyek ini, HKA mengaplikasikan sekitar 1.138 ton campuran aspal AC-WC Pen 60/70 pada lapisan permukaan (wearing course). Material tersebut dipilih karena memiliki daya tahan tinggi terhadap beban pesawat, panas mesin, serta paparan fluida operasional sehingga mampu memperpanjang umur layanan perkerasan apron.
Direktur Operasi HKA, Martin Nababan, mengatakan bahwa pemeliharaan infrastruktur bandara merupakan bagian penting dalam menjaga keandalan fasilitas transportasi udara nasional.
“Bandara Halim Perdanakusuma melayani berbagai penerbangan penting dan strategis. Karena itu, kondisi perkerasan apron di depan hanggar harus selalu berada pada performa terbaik. Kami memastikan seluruh proses pengaspalan dilaksanakan sesuai standar teknis yang ketat agar mampu memberikan keandalan optimal bagi operasional perawatan maupun parkir armada pesawat,” ujar Martin.
Melalui pekerjaan ini, HKA berharap area apron Bandara Halim Perdanakusuma semakin andal dalam menopang aktivitas penerbangan sekaligus meningkatkan aspek keselamatan dan efisiensi operasional.
Seluruh proses pekerjaan juga dilaksanakan dengan mengedepankan budaya kerja DMS (Disiplin, Melayani, Selamat)sebagai komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas pekerjaan sekaligus keselamatan seluruh personel di lapangan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi HKA menuju visi Indonesia’s Most Valuable Infrastructure Asset Management (IM-V-IAM), yaitu menjadi perusahaan pengelola dan pemelihara aset infrastruktur yang memberikan nilai terbaik bagi pembangunan nasional.












