Bandar Lampung | Lampung City Info – Harapan seorang tukang ojek di Pasar Tugu Bandar Lampung, Susanti, agar sepeda motor yang menjadi sumber mata pencahariannya segera kembali masih bergantung pada proses penyelidikan kepolisian.
Susanti menjadi korban dugaan pencurian sepeda motor dan telepon genggam di kawasan Jalan Soekarno Hatta (Bypass), Kali Balok, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, pada 13 Juni 2026 sekitar pukul 12.00 WIB.
Atas kejadian tersebut, korban telah membuat laporan ke Polresta Bandar Lampung pada 14 Juni 2026. Laporan tersebut diterima dengan Nomor LP/B/1029/VI/2026/SPKT/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.
Berdasarkan keterangan korban, ia mengenal terduga pelaku melalui media sosial. Setelah keduanya bertemu di kawasan Kali Balok, korban kehilangan sepeda motor Honda Scoopy warna cokelat hitam bernomor polisi BE 2579 ADWbeserta telepon genggam Vivo Y19s Pro warna silver.
Saat menemui media Lampung City Info pada Rabu (22/7/2026), Susanti mengaku hingga kini masih menunggu perkembangan penanganan kasus yang telah dilaporkannya lebih dari satu bulan lalu.
Ia juga mengaku sempat berupaya meminta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Namun, menurut pengakuannya, rekaman tersebut tidak dapat diperoleh karena kamera pengawas di lokasi disebut sedang mengalami gangguan.
Selain itu, korban mengaku telah menyerahkan foto yang diduga merupakan pelaku kepada penyidik sebagai bahan penyelidikan.
“Saya sangat berharap pelaku cepat tertangkap dan motor saya bisa kembali. Motor itu saya gunakan setiap hari untuk mencari nafkah sebagai tukang ojek,” ujar Susanti.
Polisi: Penyelidikan Masih Berjalan
Menanggapi hal tersebut, Kanit Ranmor Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Ipda Muazzam, memberikan keterangan kepada Lampung City Info pada Kamis (23/7/2026).
Ia membenarkan bahwa laporan yang dibuat oleh Susanti saat ini ditangani oleh Unit Ranmor Satreskrim Polresta Bandar Lampung.
“Betul bahwa korban melapor di Satreskrim Polresta Bandar Lampung. Terhadap laporan tersebut ditangani Unit Ranmor Satreskrim Polresta Bandar Lampung,” kata Ipda Muazzam.
Menurutnya, penyidik telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan terhadap kasus tersebut, termasuk menelusuri keberadaan terduga pelaku serta barang milik korban yang hilang.
“Untuk perkembangan, kami sudah melakukan rangkaian penyelidikan terhadap pelaku, unit motor, serta handphone korban,” ujarnya.
Ipda Muazzam juga mengungkapkan bahwa penyidik telah mengantongi identitas awal terduga pelaku dan saat ini masih melakukan pencarian.
“Untuk terduga pelaku, kami sudah mengantongi inisialnya dan masih melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku,” jelasnya.
Pihak kepolisian memastikan proses penyelidikan masih terus berlangsung guna mengungkap perkara tersebut dan mengupayakan penemuan kendaraan serta barang milik korban. (TIM RED)












